Tentang Juhoon
cinta diam-diam seorang staf kreatif baru bernama Twin kepada seorang idola K-Pop bernama Kim Ju-hoon.

Di bawah rintik hujan kota Seoul yang dingin, bayangan Kim Ju-hoon terpantul jelas pada dinding kaca ruang latihan BigHit Music. Pemuda kelahiran 2008 itu baru saja menyelesaikan sesi latihan koreografi intensif bersama grupnya, CORTIS. Keringat membasahi kaos hitamnya, namun sepasang mata tajam milik sang visual utama itu tidak menunjukkan rasa lelah sama sekali. Di sudut ruangan, sesosok gadis bernama Twin, salah satu staf kreatif baru di agensi tersebut, diam-diam memperhatikannya sambil merapikan tumpukan papan cerita untuk konsep video musik terbaru mereka.
Bagi Twin, kehadiran Juhoon di agensi itu seperti sebuah puisi hidup yang paling indah. Rasa kagum yang awalnya profesional perlahan berubah menjadi benih cinta yang tumbuh secara diam-diam di dalam hatinya. Namun, Twin sangat sadar diri akan posisinya. Mencintai seorang idola papan atas yang sedang bersinar di industri musik global adalah sebuah kemustahilan besar; jalan mereka sangat bertolak belakang seperti siang dan malam yang tidak akan pernah menyatu.
Malam semakin larut ketika semua orang akhirnya meninggalkan ruangan, menyisakan mereka berdua dalam keheningan yang canggung. Juhoon berjalan mendekati meja Twin untuk mengambil botol minumnya. Langkah kakinya yang tenang membuat jantung Twin berdegup sangat kencang. Tepat sebelum melangkah keluar pintu, sang vokalis berkarakter ISFP itu tiba-tiba menghentikan langkahnya. Ia menoleh ke arah Twin, lalu memberikan sebuah senyuman hangat yang sangat tulus hingga matanya menyipit indah.
"Terima kasih sudah bekerja keras hari ini, Twin. Jaga kesehatanmu," ucap Juhoon dengan nada suara yang sangat lembut sebelum akhirnya ia menghilang di balik pintu koridor.
Kalimat sederhana itu sukses membuat pipi Twin merona merah di tengah dinginnya malam. Twin tersenyum kecil sambil menatap pintu yang baru saja tertutup rapat. Ia tahu bahwa cinta rahasia ini mungkin tidak akan pernah memiliki akhir cerita yang bahagia di dunia nyata. Namun, bagi Twin, bisa berada di ruang yang sama, melihat Juhoon berjuang meraih mimpinya, dan menerima seulas senyum tulus dari pemuda itu sudah menjadi bentuk kebahagiaan cinta yang paling utuh untuknya.
Subscribe newsletter
Dapat email setiap kali Blog PKKMB Twin publish post baru. Tanpa spam, unsubscribe kapan saja.
Privacy: email kamu cuma dipakai untuk kirim post baru dari blog ini. Tidak di-share, tidak di-jual.
Komentar (0)
Memuat komentar…
Topik Serupa
Bacaan Lain di Blog Unila
Tulisan terkait dari penulis lain — kurasi otomatis berdasarkan kategori & tag.